Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Indramayu Apresiasi Kinerja KPU Indramayu, Walau masih ditemukan Ratusan Data Pemilih Bermasalah di Lapangan

pengawasan pdpb

Rapat Pleno pemutakhiran data pemilih berkelanjutan triwulan II, foto: Dodi Dunedi

Bawaslu Kabupaten Indramayu — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu yang dinilai menunjukkan progres signifikan dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan triwulan II. Namun, di balik capaian tersebut, Bawaslu masih menemukan sejumlah persoalan krusial di lapangan yang perlu segera ditindaklanjuti.

Apresiasi itu disampaikan dalam rapat pleno rekapitulasi yang digelar Rabu, 1 Juli 2016, dengan dihadiri Ketua Bawaslu Indramayu, Ahmad Tabroni, Anggota Bawaslu Indramayu, Supriadi, Dede Irawan, Kepala Sekretariat Dedy Mulia, serta instansi terkait.

Anggota Bawaslu Indramayu, Supriadi, menilai grafik pemutakhiran data yang dipaparkan KPU menunjukkan peningkatan dibanding periode sebelumnya. Sejumlah saran perbaikan dari Bawaslu juga telah direspons, meski sebagian masih terkendala teknis.

“Secara umum progresnya cukup baik. Ini menunjukkan adanya perbaikan dalam pengelolaan data pemilih,” ujar Supriadi.

Meski demikian, hasil pengawasan lapangan mengungkap adanya ketidaksesuaian data yang cukup signifikan. Dari uji petik di Desa Benda, Kecamatan Karangampel, Bawaslu menemukan 55 pemilih baru dan 132 pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat.

Temuan itu, menurut Supriadi, baru berasal dari satu desa. Jika pola serupa terjadi di wilayah lain, potensi ketidaktepatan data bisa jauh lebih besar.

Ketua Bawaslu Ahmad Tabroni menegaskan, kualitas data pemilih tidak semata dilihat dari angka, melainkan pada validitasnya. Ia mendorong penguatan koordinasi lintas instansi, terutama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta TNI dan Polri, guna memastikan pembaruan data berjalan akurat dan berkelanjutan.

“Apresiasi tetap kita berikan, tetapi catatan perbaikan harus segera ditindaklanjuti. Validitas data pemilih menjadi kunci kualitas demokrasi,” kata Ahmad Tabroni.

Bawaslu Indramayu berharap sinergi antar lembaga terus diperkuat agar setiap temuan di lapangan dapat segera diperbaiki, sehingga daftar pemilih yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Foto : Dodi Dunedi
Penulis : Aas Adiwijaya
Editor : Viky Noviandi