Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Indramayu Terus Dorong Pendidikan Pemilih, Soroti Money Politic

boni

konsolidasi demokrasi di masa non-tahapan pemilu, Foto: Aas Adiwijaya

Indramayu — Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu, Ahmad Tabroni, menekankan pentingnya penguatan pendidikan pemilih dalam menjaga kualitas demokrasi. Hal itu disampaikan saat bersilaturahmi dengan Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Indramayu, Ir. H. Agus Suwarjono, S.T., M.T., dalam agenda konsolidasi demokrasi di masa non-tahapan pemilu.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Tabroni menilai tantangan demokrasi saat ini tidak hanya terletak pada aspek regulasi atau sistem pemilu, tetapi juga pada pemilih. “Jika ingin menghasilkan pemimpin yang baik, maka pemilihnya juga harus terus diedukasi,” ujarnya. Ia menegaskan, pendidikan politik menjadi kunci untuk menekan praktik politik uang dan meningkatkan rasionalitas pemilih.

ika

Diskusi juga menyinggung wacana perubahan desain pemilu nasional dan lokal, termasuk opsi pemisahan atau penggabungan pemilu yang berimplikasi pada biaya politik. Sejumlah pandangan mengemuka bahwa sistem pemilu serentak memang efisien secara waktu, namun berpotensi meningkatkan kompleksitas dan biaya. Sebaliknya, pemisahan pemilu dinilai memberi ruang konsolidasi, meski membutuhkan pengaturan ulang yang tidak sederhana karena berkaitan dengan konstitusi.

Ahmad Tabroni menambahkan, melalui program Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu berupaya memperkuat kolaborasi lintas sektor. Program ini difokuskan pada pencegahan pelanggaran secara berkelanjutan serta membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya demokrasi yang sehat.

“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Pendidikan politik sejatinya juga menjadi tanggung jawab partai politik dan seluruh elemen masyarakat,” kata dia.

Ia berharap, konsolidasi semacam ini dapat menjadi ruang dialog untuk merumuskan langkah bersama dalam memperbaiki kualitas demokrasi, khususnya di tingkat daerah.

Penulis/Foto: Aas Adiwijaya
Editor : Viky Noviandi